http://www.muhrsitegal.com
17-12-2016 | Dibaca : 465 pembaca

Penggunaan Vaporub pada Bayi dan Anak

Penggunaan Vaporub pada Bayi dan Anak

Banyak orang tua yang mempercayai bahwa "vaporub" atau balsam bisa meredakan gejala gejala flu atau common cold semisal batuk, pilek, hidung tersumbat dll. Dengan mengoleskan vaporub pada leher, dada dan punggung anak, akan melegakan pernapasan, melonggarkan hidung tersumbat dan membuat si kecil tidur lebih nyenyak. Apa yang dimaksud dengan vaporub? Apa saja kandungan zat aktifnya? Apa saja efek yang bisa ditimbulkan?

Amankan penggunaan vaporub untuk bayi dan anak? Vaporub merupakan salep oles yang mengandung camphor, menthol, dan minyak eucalyptus yang telah digunakan lebih dari 150 tahun. Jadi ada 3 kandungan aktif dalam vaporub, yaitu camphor, menthol dan eucalyptus oils
"For children older than age 2, topical vapor rubs can help ease chest and nose congestion" Camphor merupakan senyawa hasil destilasi dari kayu (dan kulit kayu) pohon camphor. Berkhasiat menstimulasi ujung syaraf di permukaan kulit sehingga menimbulkan sensasi dingin dan mengurangi rasa nyeri serta gatal. Camphor tidak direkomendasi sebagai obat oral. Sebagai obat luar, sering kali zat ini menimbulkan reaksi kemerahan bahkan iritasi. Anak anak lebih sensitif terhadap efek samping camphor yaitu skin flushing, tachycardia (jantung berdetak lebih cepat), muntah, dan kejang Menthol merupakan senyawa organic sintetis yang terbuat dari peppermint atau cornmint. Menthol sudah lama digunakan oleh masyarakat luas untuk meredakan segala jenis nyeri, gatal dan bahkan mengurangi spasme otot termasuk spasme organ pencernaan. Menthol sering kali digunakan sebagai flavoring pada beberapa product makanan, minuman ataupun permen. Eucalyptus oil dibuat dari daun eucalyptus. Selain sebagai "obat", zat ini banyak digunakan sebagai antiseptic, repellent, flavoring dan fragrance. Eucalyptus berkhasiat meredakan gejala flu, dan mempunyai efek anti-radang, analgesic (antinyeri) dan juga anti-bakteria.

Amankah Penggunaan Vaporub untuk Anak? Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan di American Academy of Pediatrics pada 2010. Dimana dilakukan penelitian pada 138 anak usia 2-11 tahun dengan batuk pada malam hari (nocturnal cough) dan dengan gejala flu. Mereka dibagi menjadi 3 grup perlakuan. Grup pertama diberikan vaporub di dada dan leher anak , grup kedua diberikan petroleum jelly, dan grup ketiga tidak diberikan apa-apa. Hasilnya ketiga grup tersebut mengalami perbaikan , namun orang tua yang anaknya diberikan vaporub mengatakan mengalami perbaikan gejala yang lebih besar dibanding 2 grup perlakuan yang lain. 22 orang tua dari 44 orang tua yang anaknya menggunakan vaporub mengatakan bahwa ada efek samping ringan berupa iritasi kulit .

Bagaimana dengan Penggunaan pada Anak < 2 tahun? Menurut Dr. Bruce Rubin yang merupakan Pediatric Pulmonology pada Wake Forest University School of Medicine ,bahwa penggunaan vaporub pada anak kurang dari 2 tahun yang dioleskan di dapan hidung akan dapat mengakibatkan distres saluran pernafasan berat. Karena bahan vaporub tersebut mengiritasi saluran pernafasan anak dan akan meningkatkan produksi lendir pada saluran pernafasan anak . Peningkatan lendir pada saluran pernafasan anak , yang pada dasarnya telah mengalami infeksi saluran pernafasan , dan kondisi saluran pernafasan anak yang lebih sempit dibanding pada dewasa akan membuat saluran pernafasan menyempit dengan berat.

Bagaimana kesimpulannya? Penggunaan vaporub pada anak usia lebih dari 2 tahun telah terbukti melalui penelitian dapat meringankan gejala flu dan meningkatkan kualitas tidur anak. Namun penggunaannya haruslah tepat yaitu hanya mengoleskan di dada dan leher saja . Dilaporkan sangat jarang insidensi efek samping vaporub dengan tata cara penggunaan yang benar. Sedangkan vaporub sangat tidak dianjurkan pada anak kurang dari 2 tahun karena dapat menyebabkan distres nafas berat apalagi ditambah penggunaan yang salah. AAP (American Academy of Pediatrics) merekomendasikan penggunaan vaporub sebagai obat luar untuk melonggarkan hidung tersumbat, melegakan pernapasan hanya untuk anak diatas umur 2 tahun “For children older than age 2, topical vapor rubs can help ease chest and nose congestion” Namun demikian, www.babycenter.com merekomendasikan penggunaan “baby vaporub” untuk bayi diatas umur 3 bulan. Baby vaporub ini tidak mengandung camphor maupun menthol, dan hanya mengandung petrolatum, oils, dan eucalyptus Berikut adalah tips penggunaan vaporub bagi bayi dan anak sebagai obat pereda gejala flu: 1. Vaporub (camphor, menthol dan eucalyptus) aman digunakan untuk anak diatas usia 2 tahun sebagai OBAT LUAR. 2. Untuk bayi diatas 3 bulan, gunakan "baby vaporub" yang kadunganaktifnya hanya eucalyptus 3. Oleskan vaporub pada leher, dada dan atau punggung anak 4. Jangan mengoleskan vaporub dibawah hidung karena akan meningkatkan produksi lender dalam saluran napas 5. Jangan mengoleskan vaporub pada kulit yang tidak intact (kulit yang mengalami luka dll) 6. Jangan mengoleskan vaporub didaerah wajah apalagi di sekitar mata 7. Jangan menggunakan vaporub untuk obat oral ataupun dicampur sebagai obat minum 8. Jauhkan vaporub dari jangkauan anak-anak